Ini Manfaatnya Mengenalkan Buku Pada Anak Sejak Dini

odop15

Assalamualaikum,

[Day 15] Satu hal yang paling menyenangkan dari Mada adalah dia suka buku. Jadi, dia punya banyak pilihan untuk menjadi kreatif, entah bermain dengan mainannya atau berimajinasi dengan gambar-gambar binatang yang ada di bukunya.

Waktu Mada masih di perut, saya rajin ndongengin cerita-cerita yang ada di Majalah Bobo atau saya nyanyiin lagu-lagu Tasya. Tapi itu kan ya dia masih di perut. Begitu Mada mbrojol dan usianya mau menginjak 4 bulan, tangannya pun udah bisa megang apa aja, saya kenalin deh sama buku. Bukunya ya buku kain kresek-kresek Carter’s yang beli online di IG. Trus, kebetulan di rumah ortu saya, ada begitu banyak buku anak-anak. Hehe, maklum saya kan sulung 6 bersaudara dan sedari kecil udah dikenalin buku sama Ibu. Nah, jadi saya “angkut” satu-persatu deh sebagian buku-buku binatang atau buku aktivitas yang ada di lemari buku keluarga saya.

a1

Saya baru beli buku lagi untuk Mada waktu umurnya mau menginjak satu tahun. Saya beliin buku yang diskonan di Gramedia. Ada buku Doraemon tentang buah dan phone book tentang angka. Waktu Mada ke Dokter kebetulan lokasinya dekat sama Gudang Buku Mizan. Pulang dari Dokter, saya mampir ke situ. Beli bukunya 2, yang satu buku aktivitas, yang satu lagi hardbook Upin Ipin tentang Azan dan Wudhu. Dan, buku-bukunya itu semua jadi favorit tetangga yang seumuran Mada. Kadang ada yang sampe rebutan gitu. Huhuhu.

Nah, di pojok kiri layar, ada gambar Mada lagi pegang buku Putri Tidur milik Onti-nya. Dia suka pegang buku itu soalnya hardbook, ada gambar raja yang jenggotan + cambangan dan dia rajin nunjuk-nunjuk ke gambar itu tiap buka bukunya (inget Pak Gondrong kali yaaaa) dan ada gambar Ratu yang pakai penutup kepala mirip kerudung yang bisa diimajinasikan itu emaknya Mada kali ya. Ahahahaha.

Buku yang dipegang Mada yang pakai baju kotak-kotak, itu buku Rusa. Ilustrasinya mirip wujud aslinya. Bukan yang kartun gitu. Setelah Mada kenal Rusa dari Buku, saya dan suami mengajak dia ke Kebun Binatang Ragunan ketemu binatang aslinya. Wah, girang dia. Besoknya, Eyang Utinya (Ibu saya) memeragakan seperti apa itu Rusa. Iya, untuk mengisyaratkan Rusa, Mada naruh tangannya di kepala, semacam tanduk.

Dan, kebetulan di rumah Eyang Uti, ada boneka karakter James Sullivan. Si monster biru unyu dari Monster Inc. Mada suka banget apalagi ada bukunya. Kalo dia lihat si James di TV atau dimana gitu, langsung teriak “wawa”. Mau tidur yang dipanggil juga “wawa”. Biarpun, di rumah Eyang Uti surga mainan dan surga buku, bukan berarti saya angkut semua buat Mada. Nope. Termasuk si boneka James kesukaannya ituh. Saya sengaja gak bawa pulang. Menuh-menuhin isian rumah aja. Hihihi.

Mengenal buku, bukan hanya bikin anak menjadi kreatif dengan imajinasinya, tetapi dia akan fokus terhadap sesuatu dan detail ketika berada dalam suatu tempat. Sering banget ini ya, Mada dan tetangga seumurannya lagi pada main. Tiba-tiba, Mada nunjuk-nunjuk ke langit. Lalu, teman-temannya lompat sambil teriak-teriak karena ada layang-layang. Di lain waktu, saat Mada saya ajak ke acara Motor yang lokasinya di semacam “hutan kecil”. Dia heboh nunjuk sana-sini. Pas saya peratiin, eya ampyun … dia nemu cicak lah. Kumbang atau benda-benda yang gak kelihatan sama orang dewasa.

Manfaat lainnya, Mada lebih anteng + mandiri dibanding anak-anak seusianya. Ada teman seumuran Mada yang gak betahan berada di dalam rumah. Dalam sehari dia bisa 5 kali nongkrong di rumah tetangga, pindah-pindah. Tiap pulang, pasti marah-marah dulu. Padahal, dia punya banyak mainan di rumahnya. Kalau nongol di pintu rumah, dia langsung ngacir dan ubek-ubek wadah mainan Mada. Nyari apa tebak ? Yess, BUKU kain punya Mada !

Perbedaan paling kentara, antara anak yang suka buku dan yang belum kenal buku itu anak yang suka buku ketika dikasih satu buku maka dia akan membuka satu-persatu halaman sampai akhir. Setiap gambar dicermati baik-baik. Dan, si ortu harus siap ketika anak bolak-balik nepuk ibunya atau bapaknya untuk “bertanya” tentang gambar yang dilihatnya.

Gitu ya kira-kira. Jangan pernah takut mencintai buku. Karena lewat buku, kita bisa menjadi manusia yang kaya *aishhh-penutupnya-sok-bijak*. Happy reading !

ttd-marso

Istilah-istilah Dalam Dunia Perbukuan

ODOP_13

Assalamualaikum,

[Day 14] “Biar cepet terbit sebaiknya Mbak Ayya pake self publishing aja,” kata seorang teman saat mengetahui buku anak-anak saya tak kunjung terbit. Kening saya mengernyit. Self publishing kalau diterjemahkan bebas artinya nerbitin sendiri. Kalau nama saya hanya dikenal antara anggota keluarga besar + sesetetangga komplek orang tua berarti pembeli buku saya ada lingkaran itu.

“Enaknya self publishing itu bisa POD” Lagi-lagi kening saya mengernyit mendengar istilah lain yang disebut teman saya itu. Duh, ternyata saya kurang gawul di dunia buku. Sebagai penulis dan penikmat buku, penting banget tahu istilah-istilah seputar buku termasuk yang lazim ada diantara para kutu buku.

Istilah-istilah dunia perbukuan dibagi 2, yaitu istilah yang ditujukan untuk kegiatan membaca dan istilah yang mengacu pada pembuatan sebuah naskah hingga menjadi buku.

Penikmat buku

Abibliophobia
adalah rasa takut yang muncul bakal kehabisan bahan bacaan.

Bibliomania
adalah kecintaan berlebihan terhadap buku.

Biblichor
adalah bebauan yang keluar dari buku-buku.

Bibliophile
adalah sebutan seseorang yang mengkoleksi buku yang doyan baca dan merawat buku dengan segenap hati.

Barcode
yaitu tanda pengenal pada buku yang diletakkan pada sampul  bagian belakang, untuk memudahkan pengecekan dengan alat scanner.

Penulis Buku

Outline
yaitu sebuah file hardcopy yang terdiri dari daftar isi, synopsis dan naskah.

Self publishing
yaitu kegiatan menerbitkan buku dengan modal sendiri. Buku dicetak berdasarkan minimal buku. Laku atau enggaknya sebuah buku self publishing tergantung berapa banyak yang pesan.

ttd-marso

[Resensi Buku] Coloring Book For Adult : Love & Affection

ODOP14

Assalamualaikum,

[Day 13] Siapa sih yang enggak suka kegiatan mewarnai ? Semua anak pasti pernah melalui masa kecilnya dengan kegiatan mewarnai, di sekolah atau di rumah bersama orang tua. Ada banyak manfaat yang didapat saat anak mewarnai. Diantaranya ; anak belajar fokus, bersabar dan kreatif.

Bagi orang dewasa, kegiatan mewarnai pun memiliki manfaat yang ruarrr biasa yaitu mengurangi stres dan perasaan cemas. Pada saat mewarnai gambar, akan timbul rasa rileks. Cemas dan tegang pun pelan-pelan akan hilang. Bahkan, katanya bikin addict. Pola gambar yang terdapat pada coloring book for adult itulah yang bikin addict. Tadinya, cuma kepingin mewarnai gambar daun. Lalu, berlanjut karena penasaran pengin menyelesaikan sisa pola gambar yang ada.

Buku-buku bertema coloring book for adult pun menjadi sesuatu yang diincar para orang dewasa. Salah satu buku yang patut menjadi koleksi lemari buku Anda, yaitu Coloring book for adult : Love & Affection karya Kaira Haru. Buku setebal 60 halaman ini berisi pola gambar dan quotes seputar urusan cinta. Eh, tapi bukan cuma cinta pada pasangan aja loh ya. Ada cinta pada Bapak juga.

img_20170115_144539

Judul : Coloring book for adult : Love & Affection

Penulis : Kaira Haru

Penerbit : Penerbit Grantika

Tebal : 60 halaman

Harga : Rp 46.000

Bagi yang ingin memiliki Coloring book for adult : Love & Affection dengan harga diskon 30%, bisa memesan langsung ke Penerbit Grantika melalui :

Facebook : Penerbit Grantika
Twitter : @GrantikaBooks

ttd-marso

Dian Kristiani : Berangkat Ke Jerman Berkat Produktif Menulis

ODOP12

Assalamualaikum,

[Day 12] Setelah membahas Kak Tethy dan Kak Aan Diha, kini saatnya kepoin penulis yang mendapat penghargaan sebagai Penulis Buku Anak paling produktif tahun 2016. Siapa lagi kalau bukan Kak Dian Kristiani. Tulisan saya kali ini masih edisi repost dari tulisan di blog pertama saya yaitu http://www.mariasoraya.com

Buat yang rajin ke Toko Buku Gramedia dan punya anak kecil, pastinya enggak asing sama Dian Kristiani. Yesss, buku-buku karya Dian Kristiani hampir mendominasi rak buku anak. Di bagian buku cerita anak, ada. Di bagian buku anak agama Islam, juga ada. Di bagian buku dewasa, juga ada. Kok bisa ya buku-bukunya segitu banyak nangkring ? Jangan-jangan Mbak Dian ini yang punya Gramedia ?? Jangan-jangan Mbak Dian … hussshhh, dilarang suudzhon.

1. Sekarang udah ganti jam kerja Mbak ? Udah gak begadang-begadang lagikah ?

Sekarang bobok jam 9 or 10 malam, karena harus nyiapin bekal anak pagi-pagi. Dulu habis subuh, bobok lagi. Sekarang ga bisa 🙂 jadi ya begadang dihapuskan.

(beberapa kali ngobrol sama Mbak Dian Kristiani via pesbuk, seingatku itu tengah malam)

2. Tahun ini buku apa aja yang udah terbit dan akan terbit ?

Buku-bukuku yang terbit di 2016 kalau enggak salah ada 8. Bisa dilihat di album foto FB ku. Kalau yang mau terbit, banyak 😀 ada komik nabi, ada picbook nabi, ada komik remaja dll.

3. Sejak awal menulis, ada buku yang paling berkesan buat Mbak Dian ?

Yang paling berkesan adalah 100 Cerita Rakyat Nusantara, karena buku itu baguuus banget ilustrasinya, dan laku keras di pasaran 🙂

4. Tahun kemarin Mbak Dian berangkat ke Frankfurt Book Fair, bersama beberapa penulis. Boleh dong ceritain behind the story-nya

Tahun kemarin, saya mendapat kabar dari BIP, kalau ada beberapa penulis yang bakal berangkat ke Frankfurt Book Fair (FBF). Syarat untuk bisa ikutan ke FBF, penjualan buku selama kurleb 7 bulan harus mencapai minimal 1 milyar rupiah. Didukung suami, saya pun mulai usaha untuk mencapai angka tersebut. Saya melakukan berbagai promo demi mendongkrak penjualan buku saya. Alhamdulillah, Juni 2015 penjualan buku-buku saya sudah mencapai angka 1.5 M untuk 42 judul buku. Saya pun fix berangkat ke Frankfurt Book Fair.

Oh ya, dari angka penjualan 1.5 M itu, penjualan terbesar berasal dari 100 Cerita Rakyat Nusantara. Angka penjualannya lebih dari 500 juta rupiah. Alhamdulillah, ini membuktikan masih banyak masyarakat Indonesia yang mencintai budaya negeri sendiri.

(tuuuhhh kan, sodarah-sodarah … Mbak Dian Kristiani bisa berangkat ke FBF bukan gegara dia yang punya tobuk Gramedia … mau sukses ya kudu usaha, keras seperti Mbak Dian itu)

5. Tahun ini apa aja persiapannya untuk BIP Writers Gathering ?

Ndak ada persiapan apa-apa, karena kan hanya sebagai tamu.

6. Last but not least (kalimat standar ya Mbak hehe), penulis itu identik dengan bekerja di depan komputer/laptop. Kadang suka lupa waktu kalau udah nulis. Nah, bagaimana Mbak Dian menjaga kesehatan sebagai seorang penulis ? Masih sempat olahraga atau minum suplemen-suplemen tertentu ?

Saya memang aslinya enggak suka olahraga. Untuk menjaga kesehatan saya standar aja. Enggak berlama-lama di depan komputer, senam-senam kecil sesekali, bergaul dan ngobrol dengan tetangga (menyehatkan jiwa), ngobrol sama Gusti Allah, main dengan anak. Saya lebih menjaga kesehatan jiwa sih, karena katanya sumber penyakit adalah jiwa yang sakit. Suplemen? Hmm, hanya vitamin C dan B aja.

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia.

 

Ini 5 DIY Bookmark Penyelamat Buku Lecek

ODOP11

Assalamualaikum,

[Day 11] Ketika sedang membaca novel dan tiba-tiba harus mengangkat jemuran lantaran hujan, biasanya secara spontan Anda langsung melipat ujung halaman buku. Kebiasaan kurang baik ini akan meninggalkan bekas pada buku Anda.

Supaya buku Anda tetap terjaga awet hingga 10 tahun ke depan, yuk praktikkan 5 DIY Bookmark (pembatas buku) di bawah ini.

Pembatas buku kolase

Image result for diy collage bookmark
photo credit : pinterest

Untuk membuat pembatas buku kolase, siapkan beberapa potongan gambar dari majalah atau karcis bioskop, susun rapi dan laminating agar awet.

Pembatas buku confetti

https://i1.wp.com/diycandy.com/wp-content/uploads/2015/08/horizontal-with-book.jpg
photo credit : diycandy.com

Siapkan potongan kertas kecil-kecil bekas pembolong kertas. Lalu buat frame pada pembatas buku. Lapisi dengan plastik yang direkatkan ke frame.

Pembatas buku origami

https://i0.wp.com/www.goodlifeeats.com/wp-content/uploads/2012/02/monster-corner-bookmark.jpg
Photo credit : goodlifeeats.com

Untuk membuat pembatas buku origami, cari pola yang unik di internet (seperti monster bookmark di atas), lipat-lipat dan voilaaa bookmark unik sudah jadi !

Pembatas buku pom-pom

https://i1.wp.com/www.handimania.com/uploads/pom-pom-bookmarks-collage.jpg
Photo credit : handymania.com

Yang pernah membuat pom pom pasti enggak kesulitan untuk membuat pembatas buku dari pom pom. Siapkan benang wol, gulung-gulung sedemikian rupa lalu kunci dan gunting sisa benang yang kepanjangan.

Pembatas buku washi tape

Image result for diy washi tape bookmarks
Photo credit : doodlecraft.com

Selotip warna-warni dari jepang ini bisa diaplikasikan ke berbagai baran yang ada di sekitar Anda termasuk untuk membuat bookmark. Caranya mudah kok. Siapkan kertas karton tebal dan lapisi dengan berbagai motif washi tape.

Pembatas buku quote

Photo credit : pinterest

Yang tulisan tangannya bagus bisa bikin pembatas buku sederhana seperti pada gambar. Siapkan kertas karton polos, tulis dengan quote favorit Anda dan di ujung kertas lubangi untuk pita-pita sebagai aksen.

Anda tertarik membuat DIY Bookmark yang mana ?

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

ttd-marso

3 Langkah Mudah Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak

ODOP10

Assalamualaikum,

[Day 10]  Kenangan paling memorable saat saya masih kecil yaitu Mamah rajin banget membacakan cerita untuk saya. Sedari saya belum bisa baca sendiri, Mamah selalu membelikan majalah Bobo sebagai bahan bacaan buat blio ndongengi saya. Ketika saya duduk di bangku SD, saya tumbuh bersama buku. Favorit saya adalah cerita Si Tini dan seri Enid Blyton. Saking banyaknya koleksi buku dan komik, saya pernah membuka taman bacaan buat teman-teman sekolah. Tiap kali ada yang meminjam wajib bayar biaya sewa Rp. 300/buku. Ada juga yang barteran pinjam dan gratis.

Kebiasaan cinta buku itu kembali saya lakukan ketika saya menjadi seorang Ibu. Sedari Mada di perut, saya selalu membacakan cerita-cerita di Majalah Bobo yang saya beli tiap minggu. Koleksi majalah Bobo saya selama hamil Mada hingga melahirkan ditumpuk rapi supaya nanti pada saatnya Mada sudah bisa baca, ada stok bacaan.

IMG_20160914_202230

Pertanyaan paling sering saya terima ketika ada orang heran melihat Mada begitu khusyuk dengan buku yaitu “Bagaimana sih biar anak suka baca buku ?”

  1. Dari pengalaman masa kecil saya, untuk menumbuhkan minat baca pada anak yaitu dimulai dari orang tua. Jangan berharap muluk-muluk anak Anda doyan baca kalau Anda sendiri lebih sering rumpi di pojok sama tetangga atau sibuk gadgetan. Anak itu peniru ulung.
  2. Ajak anak ke toko buku. Enggak perlu langsung borong. Beli (misalnya) 3 bahan bacaan. Dua buku pilihan Anda. Satu buku pilihan anak Anda. Lakukan kegiatan membaca bersama.
  3. Setelah rutin membeli buku, bikin reading corner. Hias dinding dengan wall sticker dan buat suasana senyaman mungkin untuk tempat membaca anak.

Itu tips dari saya supaya anak Anda mulai tertarik dengan buku.

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

ttd-marso

[Resensi Buku] #88 Love Life Vol. 1 & Vol. 3, Tentang Cinta dan Prioritas Hidup

ODOP9

Assalamualaikum,

[Day 9] Sejak instagram dan pinterest menjadi  a part of our life, mudah banget rasanya menemukan quotes dari seleb atau kata-kata bijak dari orang biasa tapi viral bertebaran di sosmed. Quote dibuat untuk memotivasi diri sendiri atau menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang baik. Atau, saat seseorang butuh penegasan tentang dirinya. Semacam : Gue gini lho orangnya.

Meskipun quotes mudah ditemukan di dunia maya, bukan berarti enggak ada buku tentang quotes lho. Jika Anda mampir ke toko buku, pasti menemukan buku quotes di rak bagian Motivasi/Pengembangan Diri. Mostly sih buku-bukunya itu bergaya serius dengan tampilan sampul depan foto Si Pembuat Kata-kata bijak yang pakai jas atau kemeja. Nah, diantara berbaris-baris buku motivasi, ada nih rekomendasi dari saya yaitu buku #88LoveLife-nya Fashion Blogger kondang Diana Rikasari. Sampul depannya yang eye catching bikin emesssh pengin beli. Dan, eitsss buku volume 1 hingga volume 3-nya selalu sold out lho !

Judul : #88 Love Life Vol. 01: Dreams
Penulis : Diana Rikasari
Ilustrator : Dinda Puspitasari
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 128 halaman

Buku volume 1 dengan sampul warna pink shocking ini berisi kata-kata motivasi tentang cinta dan kehidupan. All quotes written in english. Diana Rikasari pertama kali me-launching bukunya via instagram miliknya dan para follower setianya langsung pre-order. Enggak heran setelah bukunya nongol, ludessss tak tersisa.

Yang saya suka dari buku ini selain sampulnya ya ilustrasi dan pastinya penggunaan bahasa enggress yang casual. Bisa buat difoto juga buat mempercantik instagram.

Judul : #88 Love Life Vol. 03: Priorities
Penulis : Diana Rikasari
Ilustrator : Dinda Puspitasari
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 128 halaman

There will always be that time in life when you will need to alter your dreams and compromise your passion, and that is called priority. No one has the right to stop you form chasing your dreams and living your passion, but the need to reevaluate your priorities will naturally set in as you learn that life is not just about me, but also us and them

Kalimat yang dikutip dari buku volume 3-nya #88LoveLife karya Diana Rikasari itu jleb banget buat saya. Setelah menikah dan melahirkan Mada, kini saya punya tugas membesarkan Mada dengan nilai-nilai kehidupan positif yang akan dia bawa sampai dewasa kelak. Tugas ini enggak mudah. Karena, saya pun sebagai Ibu harus terus belajar. Di satu sisi, saya juga punya impian sebagai seorang Ibu dan Perempuan. Jadi, menggapai cita-cita dan impian saya sembari menjadi Best Mom buat Mada inilah tantangan saya hingga 10 atau 20 tahun ke depan.

Buku volume 3 ini sesuai temanya yaitu Priorities banyak menyinggung tentang prioritas dalam hidup. Katanya sih, buku ini dibuat setelah Diana menjadi Ibu bagi putra semata wayangnya Shameer. Ia merasakan banyak perubahan hidup setelah menjadi seorang Ibu. Bagi mamah muda, buku ini cocok untuk menemani hari-hari Anda yang mungkin lagi exhausted dan butuh energi positif melalui kalimat-kalimat sakti di buku ini 🙂

bukudianarikasari3

bukudianarikasari

#ODOP #BloggerMuslimahIndonesia

ttd-marso